Ilmuwan Muslim masa lalu yang membanggakan Islam

Hanya sedikit orang yang tahu bahwa jika bukan karena pencapaian pemikiran ilmiah dunia Muslim pada Abad Pertengahan, peradaban Eropa modern tidak akan pernah mencapai puncak sains. Mari kita coba mengisi celah ini sedikit dan menawarkan kepada pembaca kita pencapaian paling signifikan dari para sarjana Ilmuwan Muslim di masa lalu yang membanggakan umat Islam.

Cara Mendidik anak dalam Islam

Fungsi paling penting dari setiap orang tua adalah membesarkan anak-anak, tetapi di zaman kita, kita menjauh dari fungsi ini. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa kekayaan dan anak-anak yang kita miliki adalah hiasan kehidupan duniawi. Pengasuhan dan pendidikan yang tepat waktu akan membuat hidup lebih mudah bagi anak-anak dan orang tua.
Rasulullah bersabda: “ Ajarlah dirimu sendiri terlebih dahulu, dan jangan lupakan keluargamu untuk mendidiknya dengan baik . ”

Imam Syafi’i atau Muhammad bin Idris ash Syafi’i ,dalam kisah para tabi’in.

Imam ash-Shafi’i, semoga Allah merahmatinya, adalah pendiri Sunni ke-3 madzhab. Ia lahir di Gazze pada tahun 150 dan meninggal di Mesir pada tahun 204. Makam itu terletak di Kairo di pemakaman Kurafa. Nenek moyang generasi ke-8 Hashim bin Muthalib bin Abd-i Manaf adalah keponakan Hasyim lain, nenek moyang Rasulullah, damai dan berkah Allah besertanya. 

Imam Malik bin Anas , dalam kisah para Tabi’in

Pendiri mazhab, Malik bin Anas, semoga Allah merahmatinya, lahir di Madinah Suci pada 90 Hijriah, di mana dia meninggal pada 179. Dia mengatakan bahwa dia tidak memberikan fatwa sampai dia mendengar konfirmasi dari tujuh puluh imam. . “Beberapa guru saya tidak mengambil fatwa dari saya,” kata Imam Malik. 

Imam Hambali atau Ahmad bin Hanbal dalam Kisah Para Tabi’in

Ahmad bin Hanbal, semoga Allah merahmatinya, adalah pendiri mazhab Ahl-as-Sunnah ke-4. Ayahnya berasal dari Merv. Seorang ahli hadits dan fiqh yang sangat baik, ia dikenal karena ingatannya yang sangat baik, kecerdasan yang mendalam, dan rasa takut akan Tuhan. Bahkan sulit untuk membayangkan efisiensi seperti apa yang harus dilakukan untuk mengumpulkan hingga 1.000.000 (1 juta!) Hadis.